Thursday, March 21, 2013

// // Leave a Comment

Bolehkah Guru Swasta Menggunakan Baju PGRI ?

Assalamualaikum Wr. Wb 

Pertanyaan di atas seketika muncul dibenak @dinneno ketika melihat beberapa ibu yang sedang berada di angkutan umum sedang menggunakan Pakaian PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia), dan ketika bertemu dengan saya, dia menanyakannya perihal tersebut.
"Bolehkah Guru Swasta Menggunakan Baju PGRI ?"
Sejenak menjadi pikiran buat saya karena dari pertanyaan itu muncul beberapa pertanyaan yang lain :
  • Jika yang berhak mengggunakan Baju PGRI cuma guru yang berstatuskan PNS saja, berarti guru - guru yang bukan berstatuskan PNS bukan guru Republik Indonesia ?
  • Jika yang berhak menggunakan baju PGRI adalah semua guru di Indonesia, mengapa masih banyak guru di Indonesia yang bukan PNS umumnya, dan di Kota Medan khususnya yang tidak memiliki baju PGRI, mungkin dikarenakan hanya guru PNS aja yang wajib memiliki ? 
Dari pertanyaanm - pertanyaan diatas, saya tertarik untuk mengulasnya dipostingan kali ini.

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari website resmi PGRI, Persatuan Guru di Indonesia awalnya adalah Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yaitu pada tahun 1912, dimana anggota dari persatuan ini adalah para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah dan Penilik Sekolah. Kemudian berkembang menjadi beberapa Persatuan lain yaitu  : Persatuan Guru  Bantu, Perserikatan Guru Desa, dan banyak persatuan guru lainnya.  Dikarenakan persatuan guru yang semakin kuat, maka pada tahun 1932 PGHB berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) namun PGI dilarang beraktivitas sama sekali pada masa pendudukan Jepang. dan Setelah seratus hari Kemerdekaan Republik Indoesia tepatnya pada tanggal 25 Nopember 1945. Persatuan Guru Republik Indonesa (PGRI) resmi didirikan dengan 3 (tiga) tujuan mulia yaitu : 
  1. Mempertahankan dan Menyempurnakan Republik Indonesia.
  2. Mempertinggi Tingkat Pendidikan dan Pengajaran Sesuai dengan dasar - dasar kerakyatan.
  3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, Guru pada khususnya.
Disebutkan juga, sejak itu 
"SEMUA GURU INDONESIA MENYATAKAN DIRINYA BERSATU DIDALAM WADAH PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI)"


Dari uraian diatas sangat jelas terlihat bahwa siapapun yang menyatakan dirinya sebagai Guru di Indonesia maka dia adalah bagian dari Persatuan Guru Republik Indonesia, jadi sah - sah aja menggunakan baju Persatuan Guru Republik Indonesia =D, jangan kan guru, bapak Presiden aja boleh menggunakan baju PGRI =D, cuma masalahnya kalau guru - guru mau punya baju PGRI beli sendiri ya, sepertinya pemerintah tidak berbaik hati untuk membagi - bagi gratis. Yuk beli baju PGRI sama - sama, saya belum punya juga nih!.

Terlepas dari masalah baju, muncul pertanyaan baru dibenak saya, sejauh apa ya peran PGRI terhadap guru-guru di Indonesia ?, dan bagaimana nasib guru - guru di daerah yang jauh dari informasi mengenai persatuan guru, apakah ada dampak bagi guru - guru daerah dengan adanya PGRI ?  anda berminat untuk membahas postingan ini ? saya persilahkan =D. 

Wassalam.






0 comments:

Post a Comment